Google+ Followers

Pages

Selasa, 16 April 2013

Muhammad Rizal (Part 1)

Hai guys....
Hai 20% dari isi kepalaku... ^_^

Panggilan yang rada ganjil sie untuk memulai posting blog hari ini.. hihiiiiii.... Berusaha menemukan hal baru, daripada selalu memulai dengan hai guys, maka kita beralih.... ^_^ Gpp dah, dibawa nyantai aja. Okey, 20% dari isi kepalaku hari ini akan bercerita tentang someone that had been in my memories for a long long long time ago. Yeah, that was MUHAMMAD RIZAL. hahahahaaaaa....

Relax ma bro... ma sist....
Label Muhammad Rizal ini, khusus untuk menceritakan tentang perjalanan seorang Aina bersama Rizal selama kurang lebih 6 tahun, yaaaa sejak tahun 2004 lah tepatnya. Siapakah Dia? Wah, saya adalah orang pertama yang ingin sekali mengetahuinya.... ^_^

Okey 20% dari isi kepalaku, sebelum kita memulai membedah lebih jauh tentang Muhammad Rizal itu sendiri, dan sebelum melangkah menuju kisah ketika cerita ini dimulai, perkenalkan saya Aina. Nama lengkap saya Nur Aina. Really love working with paper and printer, ^_^. Saat kata-kata ini diketikkan di layar komputer tempat saya mengabdikan diri sekarang (ga' jauh2 dari paper dan printer juga), saya merupakan mahasiswa tingkat akhir, sebut saja sudah di tahun menjelang akhir, heheheee.... Oia, orang-orang di wilayah kampus lebih akrab manggil gua Bos Gank atau di kalangan organisasi kampus, sebut saja dia "teater", bukan nama sebenarnya... ^_^, gua lebih akrab disapa giibau. Jangan tanya artinya ya, soalnya kudu ikut prosedur penerimaan anggota baru dulu, baru boleh... Dan berani gua jamin, prosesnya bakal berat, kwkwkwkwk.... Gua kuliah di Universitas Mulawarman, hari ini, universitas ini adalah satu-satunya universitas negeri yang ada di Kalimantan Timur, sedih kalo... hiks3x... ^_^

Temen-temen di kampus bilang kalo gua anaknya asik, mudah bergaul, humoris dan rada lebay gitu, padahal mereka ga tahu kalo gua suka ngambek dan mudah tersinggung, ga bisa disenggol dikit langsung bacok, ga mau kalah dan suka jail sama orang... wakakakakak.... PIS ^_^v

Yah, whoever I am, not important lah ya, soalnya yang mau kita bahas nie orang lain. Sebut saja dia "Muhammad Rizal", sosok manusia yang belum bertemu juga jasadnya, WEW!!! Kita bakal bahas nie orang dalam cerita bersambung lewat blog ini dalam Label "Muhammad Rizal". Kita bakal kupas dia dalam 5W1H (*udah kaya mau nulis berita aja... hehehe,). Pasti readers bertanda tanya nie, "apa pentingnya sie nie cowo dibahas di blog gua?". Nah, justru itu readers, nie orang emang ga ada penting-pentingnya dalam hidup gua, ga ada kontribusi nyata juga dalam hidup gua, tapi kenapa dia kemudian menjadi perlu untuk dibahas dalam blog ini, harapan gua cuma satu readers, mudah-mudahan, kelak, suatu hari, pabila nanti, suatu ketika, di masa mendatang, andaikata, pabila saja (*WEW... asli lebay dah gua...^_^) orang yang bernama Muhammad Rizal ini membaca blog ini, semoga tergerak hatinya untuk menampakkan dirinya di hadapan gua, dan menyadari betapa gila dan anehnya hidup ini sudah berlalu sejak dia hadir pertama kali menemui saya.


Ya readers, dia adalah cowo pertama yang hadir dalam mimpi gua tapi ga pernah jelas arah juntrungannya, karena hobinya cuma hadir dalam mimpi trus kabur waktu ayam berkokok, apa kada sakit hati?!!! *muka merah... ^_^.

"Trus, cuma gitu aja dia jadi penting dibahas di blog???"
Ya, gua yakin, readers pasti bakal bilang gitu juga... Ya ga donk readers, klo cuma gitu aja, ga keren amat tu Muhammad Rizal sampai dibahas di blog padahal cuma nongol di mimpi. Udah kaya didatengin Eyang Subur aja sampai heboh dibahas di media, siapa dia??? ^_^. Ga lah.... Yang justru bikin cerita ini menarik sekaligus meringis adalah (*jeng jeng jeng jeeeeeenggggg..... suara gitar... ^_^) Karena seumur-umur gua pertama mimpi ketemu nie orang sampai 6 tahun sama-sama tiap malem ketemu di mimpi, ga pernah sedetikpun gua bener-bener ketemu nie orang di kehidupan nyata. 6 tahun...  Bukan 6 minggu. Bukan 6 malam. Bukan 6 jam. Bukan 6 menit. Bukan 6 detik. Bukan mimpi singkat cinderella atau putri tidur, 6 tahun yang panjang, mimpi yang panjang yang selalu menjadi bayang-bayang. Dan sejak blog ini dipublikasikan, ga pernah sedetikpun batang hidung cowo ini nongol di depan muka gua. Sementara malam-malam selama 6 tahun silam, dia selalu hadir dalam wajah yang sama, dalam kasih yang sama, dalam kelembutan yang sama namun petualangan yang berbeda. Hari-hari di kehidupan nyata benar-benar menjadi nyata dalam malam-malam ketika dia hadir. Hal itu readers, yang bikin gua bener-bener meringis, tragis, melankolis, drastis, melekit sadis... hahahahahaaaa.... *lebay gua kumat ^_^.


Oke 20% dari isi kepalaku, alias para reader sekalian, waktunya gua ceritain detil kisahnya.
Jadi gini, pertemuan gua pertama kali sama nie orang terjadi pertama kali waktu gua di kelas 1 SMK. Gua ga ingat malam apa tepatnya pertama kali gua ketemu, karena gua pikir ini bukan something special yang mesti gua abadi'in hari dan tanggalnya, karena sama seperti orang lain, gua pikir nie cowo cuma jadi bunga mimpi gua aja, yang kebetulan apes numpang lewat, malah terdampar di mimpi gua (*kayanya sie dia pengen ke mimpinya Luna Maya atau Aura Kasih, tapi pas apes malah nyantol di mimpi gua... kwkwkwkwkw....). Lanjut... Nah, pertama kali gua mimpi gua mikirnya ini ga bakal ngaruh apa-apa sama hidup gua ke depannya, apalagi mikir sampai bakal ngefek 6 tahun ke depan, jelas ga kepikiran gua. Malah, kayanya di malam pertama ketika mimpi ini dimulai, nie cowo malah ga gua tanggepin, angin lalu doank. Secara ketemu cuma sepintas, trus yang gua liat cuma ujung sepatunya dia, mau inget apa coba. Alhasil, mimpi pertama? Lewaaaaaattttt...............

Malam kedua, cowo yang sama, baju yang sama, tempat yang sama, aroma yang sama, makanan yang sama, ujung sepatu yang sama, dan kejadian yang sama. COPY PASTE mimpi gua malam pertama. Yaps readers, besok malamnya gua mimpi lagi. Bener-bener sama, walaupun gua ga ingat detil mimpinya kaya apa, tapi karena cowo itu punya aroma yang khas banget dan sepatu yang ga munngkin gua ga kenal, maka yakinlah gua kalo mimpi gua malam itu sama kaya mimpi gua malam sebelumnya, alias mimpi gua malam pertama ketemu sama nie cowo.

Hasilnya???? Hohohooooo.... Gua bilang sama diri gua pribadi, "Aina, kayax kamu kecapean deh habis aktivitas seharian, makanya mimpinya jadi ngawur ngidul gini. Take it easy, aina..." And then, ya gua tidur lagi. Bablas lah mimpi malam kedua... ^_^

Malam Ketiga.
Hohohooooo... apa kira-kira yang teradi di malam ketiga? Sabar readers, sabar 20% dari isi kepalaku... Kita lanjut kisahnya di posting selanjutnya ya...

SIYAA...

^_^



next story : malam ketiga, ice-cream di ujung sepatu, aroma khas muhammad rizal.
^_^

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

terima kasih atas komentarnya.... jangan lupa kunjungi posting yang lain...

Copyright Text

Blogger news